Pendaftaran Merek

Pendaftaran merek dapat dilakukan dengan tiga alternatif yaitu:
1. langsung datang ke Dirjen HKI.
2. Melalui Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia R.I di seluruh Indonesia.
3. Melalui Konsultan HKI terdaftar.

IPINDO sebagai Konsultan Hak Kekayaan Intelektual terdaftar dengan nomor 552 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum & HAM Republik Indonesia No.: M.HH-40.HI.07.01 2011.
Jasa pendaftaran merek di ipindo dilaksanakan secara online agar dapat dijangkau dari seluruh Indonesia dengan mudah dan cepat.

Lakukan pendaftaran merek secara online dengan klik disini untuk Form Pendaftaran merek

Konsultan HKI
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 tahun 2001 tentang Merek bahwa Konsultan Hak Kekayaan Intelektual adalah orang yang memiliki keahlian di bidang hak kekayaan intelektual dan secara khusus memberikan jasa di bidang pengajuan dan pengurusan Permohonan Pendaftaran Paten, Permohonan Pendaftaran Merek, Permohonan Pendaftaran Desain Industri serta bidang bidang hak kekayaan intelektual lainnya dan terdaftar sebagai Konsultan Hak Kekayaan Intelektual di Direktorat Jenderal.
Pendaftaran merek baik pendaftaran merek dagang ataupun pendaftaran merek jasa dapat dilakukan sendiri atau melalui kuasanya. Menurut ketentuan Undang-Undang Kuasa adalah Konsultan Hak Kekayaan Intelektual, bukan pihak lainnya. Apabila anda mendaftarkan merek baik merek dagang maupun merek jasa pada pihak lain (broker) selain konsultan HKI maka pihak tersebut tidak dapat mewakili anda sebagai kuasa, sehingga segala macam urusan menyangkut segala persyaratan pendaftaran merek dan prosedur pendaftaran merek lainnya tetap harus dilakukakan oleh anda sendiri, sebagai contoh jika Dirjen HKI memberikan surat kekurangan terhadap persyaratan permohonan pendaftaran merek, memberikan usulan penolakan permohonan pendaftaran merek, memberikan Surat Keputusan Penolakan Permohonan Pendaftaran merek, Surat Pemberitahuan adanya oposisi/keberatan terhadap permohonan pendaftaran merek, hingga pengambilan sertifikat merek dan urusan lainnya.
Jika anda mendaftarkan merek melalui konsultan HKI, segala macam surat menyurat dari Dirjen HKI akan ditangani oleh Konsultan HKI secara benar, terutama dalam menindak lanjuti terhadap segala kemungkinan yang terjadi selama proses permohonan pendaftaran merek. Sebagai contoh terdapat Usulan penolakan terhadap permohonan merek anda, maka konsultan HKI dapat memberikan surat Keberatan terhadap penolakan permohonan pendaftaran merek tersebut dengan memberikan alasan yang sesuai ketentuan Undang-Undang. Konsultan HKI pun dapat mengajukan Sanggahan terhadapa adanya oposisi pendaftaran merek, mengajukan banding manakala Keputusan Penolakan Pendaftaran Merek diberikan, Mengajukan oposisi apabila ada merek lain baik merek dagang atau merek jasa yang disetujui pendaftarannya namun sama atau memiliki persamaan pada pokoknya (mirip) dengan merek dagang atau merek jasa anda, hingga ke pengalihan hak merek kepada pihak lain, dan jika anda akan melisensikan merek maka Konsultan HKI dapat melakukan pencatatan pernjanjian lisensi merek pada Dirjen HKI.
Merek adalah aset bisnis anda yang paling berharga, untuk itu lindungilah dengan cara yang tepat, lakukanlah pengurusan permohonan pendaftaran merek anda melalui Konsultan HKI dikarenakan mereka adalah satu-satunya Kuasa yang ditentukan Undang-Undang, dan merekalah yang secara khusus mendapatkan pendidikan dan ketrampilan perihal Hak Kekayaan Intektual, serta telah resmi dilantik dengan SK Menteri Hukum & HAM Republik Indonesia.
Klik disini untuk melakukan pendaftaran Merek melalui Konsultan HKI

Persyaratan Pendaftaran Merek.
Pendaftaran merek di IPINDO cukup melengkapi persyaratan pendaftaran merek sbb.:
1. Etiket merek;
2. Akta perseroan/badan hukum/badan usaha apabila pemohon adalah Badan Hukum Indonesia (tidak perlu dilegalisir);
3. KTP/KTP Direktur;
4. Surat Pernyataan bahwa merek yang dimohonkan pendaftaran adalah miliknya dan bermaterai cukup (draft dipersiapkan IPINDO);
5. Surat Kuasa Khusus apabila Permohonan pendaftaran merek diajukan melalui kuasa terdaftar sebagai konsultan HKI di Direktorat Jenderal dengan menyebutkan merek dan kelas barang yang akan diajukan diatas materai cukup (draft dipersiapkan IPINDO).

Merek dagang dan Merek Jasa.
Merek adalah suatu tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang dan jasa.
Merek Dagang
Merek dagang adalah merek yang digunakan pada barang yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan barang-barang sejenis lainnya.
Merek jasa
Merek jasa adalah merek yang digunakan pada jasa yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan jasa-jasa sejenis lainnya.
Klik disini untuk melakukukan pengurusan Permohonan Pendaftaran Merek dagang atau merek jasa di ipindo.

Kesalahan Yang Harus Dihindari Ketika Mendaftarkan Merek Dagang Atau Merek Jasa Anda.

  1. Jangan menggunakan merek yang mirip dengan merek lain (apalagi sama dengan merek lain) yang telah terdaftar lerlebih dahulu.
    Paling sering permohonan pendaftaran merek dagang atau merek jasa di tolak Dirjen HKI dalam pemeriksaan substantif dikarenakan permohonan pendaftaran merek dagang atau merek jasa tersebut mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan Merek milik pihak lain yang sudah terdaftar lebih dahulu untuk barang dan/atau jasa yang sejenis.
    Yang dimaksud dengan persamaan pada pokoknya adalah kemiripan yang disebabkan oleh adanya unsur unsur yang menonjol antara Merek yang satu dan Merek yang lain, yang dapat menimbulkan kesan adanya persamaan baik mengenai bentuk, cara penempatan, cara penulisan atau kombinasi antara unsur unsur ataupun persamaan bunyi ucapan yang terdapat dalam merek merek tersebut.
    Untuk itu sangat penting melakukan Analisa dan Penelusururan Merek terlebih dahulu untuk mengetahui ada tidaknya merek terdahulu yang mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan merek dagang atau merek jasa anda yang akan didaftarkan.
    Klik disini untuk melakukan Analisa Penelusuran Merek.
  2. Jangan mengabaikan surat-surat dari Dirjen HKI perihal permohonan pendaftaran merek anda.
    Selama proses permohonan pendaftaran merek, banyak tahapan yang harus dilalui, dari mulai pemeriksaan formalitas, pemeriksaan substantif, pengumuman dst. Yang mana dari setiap tahapan memungkainkan anda mendapat surat dari Dirjen HKI yang harus anda tanggapi segera. Sebagai contoh anda mendapatkan surat Usulan Penolakan Permohonan Pendaftaran Merek dari Dirjen HKI yang harus ditanggapi dengan mengajukan surat keberatan dengan menyebutkan alasan yang tepat dan diajukan dalam kurun waktu yang ditentukan yaitu 30 hari. Kesalahan ataupun kerterlambatan mengakibatkan Penolakan Permohonan Pendaftaran Merek anda.
    Pastikan pemohonan pendaftaran merek anda ditangani konsuktan HKI.
    Klik disini untuk mendaftarkan merek melalui konsultan HKI terdaftar IPINDO.
  3. Jenis barang dan jenis jasa yang tidak tepat dan tidak lengkap.
    Perlindungan Merek diberikan terhadap Jenis barang atau jenis jasa yang didaftarkan. Pastikan untuk setiap jenis barang ataupun jenis jasa yang anda miliki didaftarkan dalam permohonan pendaftaran merek. Sebagai contoh anda memproduksi barang dengan mereka XYZ untuk barang barang produk Distro melipiti baju, celana, topi, ikat pinggang, sepatu, tas, dompet, jam tangan, perhiasan kalung, cincin, pendan.
    Maka agar perlindungan Merek optimal lakukan pendaftaran merek XYZ untuk:
    1. Jenis barang: baju, celana, topi, sepatu; pada kelas 25.
    2. Jenis barang: tas, dompet, ikat pinggang; pada kelas 18.
    3. jenis barang: jam tangan, perhiasan kalung, cincin, pendan pada kelas 14.
    4. Jenis jasa: Toko penjualan eceran, toko penjualan grosir, Outlet Dsitro; pada kelas 35.
      Hindari penyebutan jenis yang tidak jelas misalkan “kaos”, karena dapat masuk kedalam kelas 24 untuk “kain kaos,” atau kelas 25 untuk “Baju Kaos”.
      Konsultan HKI ipindo akan memberikan masukan dan saran perihal kelas dan jenis barang atau jenis jasa merek anda.
  4. Hindari pendaftaran merek menggunakan kata deskriptif atau yang menjadi milik umum.
    Merek tidak dapat didaftar apabila Merek tersebut telah menjadi milik umum atau merupakan keterangan atau berkaitan dengan barang atau jasa yang dimohonkan pendaftarannya.
    Salah satu contoh Merek seperti ini adalah tanda tengkorak di atas dua tulang yang bersilang, yang secara umum telah diketahui sebagai tanda bahaya. Tanda seperti itu adalah tanda yang bersifat umum dan telah menjadi milik umum. Oleh karena itu, tanda itu tidak dapat digunakan sebagai Merek.
    Sedangkan yang dimaksud merek merupakan keterangan atau berkaitan dengan barang atau jasa yang dimohonkan pendaftarannya, contohnya Merek Kopi atau gambar kopi untuk jenis barang kopi atau untuk produk kopi.

    Daftarkan merek anda disini pada Konsultan HKI IPINDO.

 

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn
Go to top