pengurusan HKI online

Pengurusan HKI online

KONSULTAN HKI

Konsultan HKI IPINDO adalah Konsultan HKI Terdaftar yang memberikan layanan Online dengan menggunakan Advanced IP Management System memudahkan anda dalam pengurusan HKI online, diantaranya melakukan :
Pendaftaran Merek
Pendaftaran Paten
Pendaftaran Hak Cipta
Pendaftaran Desain Industri
Pengajuan Sanggahan, Oposisi, Banding, Pengalihan Hak, dll.

HKI dalam sebuah produkHKI DALAM SEBUAH PRODUK

Sebuah produk dapat memiliki bermacam-macam jenis Hak Kekayaan Intelektual. Sebagai contoh misalnya sebuah Handphone. Merek: Samsung, Nokia, dll; Paten: Teknology layar sentuh, dll; Hak Cipta: Program Aplikasi, Game, dll; Desain Industri: Desain bentuk dan konfigurasi keypad, dll.

pengasan merek

PENGAWASAN MEREK

Memantau dan mengawasi apabila terdapat merek yang disetujui Dirjen HKI, namun memiliki persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan merek anda.
Mengawasi apabila terdapat pihak lain yang mendaftarkan merek anda dengan itikad buruk.

Apabila terdapat pendaftaran merek yang menjeplak, meniru, atau memdompleng merek anda, selama merek tersebut masih dalam masa pengumuman (3 bulan) anda dapat mengajukan keberatan (oposisi) kepada Dirjen HKI. Apabila keberatan anda diterima, Dirjen HKI memberitahukan secara tertulis bahwa Permohonan Pendaftaran Merek tersebut tidak dapat didaftar atau ditolak.

Dapatkan layanan GRATIS hanya di IPINDO, klik disini untuk PENGAWASAN MEREK

Petunjuk Umum Tentang Kelas Merek

Jenis  Barang atau Jasa yang muncul dalam pos kelas  adalah jenis umum  yang berkaitan dengan bidang yang dimiliki  barang atau jasa.

BARANG
Jika sebuah Barang tidak dapat diklasifikasikan dengan bantuan Daftar Kelas, maka berlaku kriteria sebagai berikut:

(A) produk jadi pada prinsipnya diklasifikasikan menurut fungsinya atau tujuan. Jika fungsi atau tujuan dari sebuah produk jadi tidak disebutkan dalam setiap kelas pos, produk jadi diklasifikasikan dengan analogi lain dengan produk jadi sebanding. Jika tidak ada yang ditemukan, kriteria tambahan lain seperti  bahan pembuat   produk atau mode operasinya digunakan dalam menentukan kelas..
(B) produk jadi yang merupakan objek komposit serbaguna (misalnya, jam yang memiliki radio) dapat diklasifikasikan dalam semua kelas yang sesuai dengan salah satu fungsi atau tujuan yang dimaksudkan. Jika fungsi-fungsi atau tujuan tidak disebutkan dalam setiap kelas pos, kriteria (A) di atas harus diterapkan.
(C) Bahan baku, bahan mentah  atau setengah jadi, pada prinsipnya diklasifikasikan menurut bahan  penyusunnya.
(D) Barang yang dimaksudkan untuk membentuk bagian dari produk lain pada prinsipnya diklasifikasikan dalam kelas yang sama seperti produknya hanya dalam kasus di mana jenis barang yang sama tidak bisa digunakan untuk tujuan lain. Dalam semua kasus lainnya, kriteria (A), di atas berlaku.
(E) Jika suatu produk, apakah produk jadi atau setengah jadi, diklasifikasikan menurut bahan pembuatnnya, dan dibuat dari bahan yang berbeda, produk ini pada prinsipnya diklasifikasikan menurut bahan yang dominan.
(F) Pembungkus produk khusus, diklasifikasikan dalam kelas yang sama dengan produknya.

JASA
Jika sebuah Jasa tidak dapat diklasifikasikan dengan bantuan Daftar Kelas,  maka berlaku kriteria sebagai berikut:

(A) Jasa pada prinsipnya diklasifikasikan sesuai dengan cabang kegiatan yang ditentukan dalam pos kelas Jasa.
(B) jasa Rental pada prinsipnya diklasifikasikan dalam kelas yang sama dengan layanan yang diberikan melalui obyek sewa (misalnya, Sewa telepon, Kelas 38). Jasa leasing analog dengan jasa penyewaan dan karena itu harus diklasifikasikan dengan cara yang sama. Namun  sewa, pembiayaan-sewa-beli diklasifikasikan di Kelas 36 sebagai layanan keuangan.
(C) Pelayanan yang memberikan saran, informasi atau konsultasi pada prinsipnya diklasifikasikan dalam kelas yang sama dengan layanan yang sesuai dengan subyek informasi, saran atau konsultasi, misalnya, konsultasi transportasi (Kelas 39), konsultan bisnis manajemen ( Kelas 35)., konsultasi keuangan (Kelas 36), konsultasi kecantikan (Kelas 44). Pengubahan dari informasi, saran atau konsultasi melalui sarana elektronik (misalnya, telepon, komputer) tidak  mempengaruhi klasifikasi layanan ini.
(D) Pelayanan yang diberikan dalam rangka waralaba yang pada prinsipnya diklasifikasikan dalam kelas yang sama dengan layanan tertentu yang disediakan oleh pemilik waralaba (misalnya, bisnis konsultan  yang berkaitan dengan waralaba (Kelas 35), jasa pembiayaan yang berkaitan dengan waralaba (Kelas 36), layanan  hukum yang berkaitan dengan waralaba (Kelas 45).

DAFTAR KELAS MEREK klik disini.

 

Konsultan HKI KONSULTAN HKI

Konsultan HKI atau Konsultan Hak Kekayaan Intelektual adalah orang yang memiliki keahlian di bidang hak kekayaan intelektual dan secara khusus memberikan jasa di bidang pengajuan dan pengurusan Permohonan Paten, Merek, Desain Industri serta bidang bidang hak kekayaan intelektual lainnya dan terdaftar sebagai Konsultan Hak Kekayaan Intelektual di Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual. (Pasal 1 butir 1 PP Nomor 2 Tahun 2005 rentang Konsultan Hak Kekayaan Intelektual)

Pendaftaran Paten, Merek, Desain Industri, Melalui Konsultan HKI.
Permohonan Pendaftaran Paten, Merek, Desain Industri menurut Undang Undang dapat dilakukan sendiri oleh pemohon atau melalui Kuasanya. Kuasa adalah Konsultan Hak Kekayaan Intelektual bukan kepada pihak lainnya. (sesuai kententuan Undang-Undang: no 14 tahun 2001 tentang Paten, no 15 tahun 2001 tentang Merek, no 31 tahun 2000 tentang Desain Industri)

Hak dan Kewajiban Konsultan HKI menurut PP no 2 Tahun 2005 tentang Konsultan Hak Kekayaan Intelektual.
Pasal 8

  1. Konsultan Hak Kekayaan Intelektual berhak untuk mewakili, mendampingi, dan/atau membantu kepentingan pihak pengguna jasa untuk mengajukan dan mengurus permohonan di bidang Hak Kekayaan Intelektual kepada Direktorat Jenderal.
  2. Hak untuk mewakili, mendampingi dan/atau membantu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib disertai surat kuasa.
  3. Konsultan Hak Kekayaan Intelektual berhak memperoleh imbalan atas jasa yang diberikan kepada pengguna jasa.
  4. Konsultan Hak Kekayaan Intelektual berkewajiban:
    • a. mentaati peraturan perundang-undangan di bidang Hak Kekayaan Intelektual dan ketentuan hukum lainnya;
    • b. melindungi kepentingan pengguna jasa, dengan menjaga kerahasiaan informasi yang berkaitan dengan permohonan Hak Kekayaan Intelektual yang dikuasakan kepadanya; dan
    • c. memberikan pelayanan konsultasi dan sosialisasi di bidang Hak Kekayaan Intelektual, termasuk tata cara permohonan pengajuan di bidang Hak Kekayaan Intelektual.
  5. Pemberian pelayanan dan sosialisasi sebagaimana dimaksud pada ayat (4) huruf c, diberikan secara cuma-cuma kepada pihak pengguna jasa yang tidak mampu.

 Publikasi tentang jasa Konsultan  HKI (Kode Etik Profesi Konsultan Hak Kekayaan Intelektual Indonesia)

  1. Publikasi tentang jasa Konsultan  HKI   tidak dibenarkan memuat  informasi  yang  tidak  benar, menyesatkan, mendiskreditkan  Konsultan  HKI  lain, dan memuat  unsur-unsur  yang  dapat  menimbulkan  pengaruh  buruk terhadap  citra  dan  martabat  profesi  Konsultan HKI.
  2. Konsultan  HKI  tidak  dibenarkan  untuk  menyatakan,  baik  secara  langsung maupun  tidak  langsung,  bahwa  Konsultan  HKI  yang  bersangkutan mempunyai  pengaruh  dan/atau  mempunyai  kemampuan  untuk mempengaruhi  pegawai  instansi  pemerintah  terkait;
  3. Konsultan HKI tidak  dibenarkan  untuk  menjamin, atau pernyataan  lain yang  mengindikasikan  adanya  jaminan, bahwa  apabila suatu pengurusan kepentingan  diberikan  kepada  Konsultan  HKI  tersebut  maka pengurusan kepentingan  tersebut  dipastikan  dapat  berhasil.

 

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn
Go to top